Aliansi Semar Gugat Sampaikan Penolakan Proyek Geothermal Gunung Ungaran ke DPRD Kabupaten Semarang
SEMARANG[BahteraJateng] — Barisan Masyarakat dan Aliansi Semar Gugat menyampaikan aspirasi penolakan terhadap rencana proyek geothermal atau panas bumi di kawasan Gunung Ungaran ke Kantor DPRD Kabupaten Semarang pada Senin (19/10).
Sekitar 50 peserta mengikuti penyampaian aspirasi yang berlangsung di halaman kantor DPRD Kabupaten Semarang. Perwakilan peserta kemudian diterima pihak dewan untuk mengikuti audiensi.
Penyampaian aspirasi tersebut mendapat pengamanan dari Polres Semarang dengan menerjunkan 219 personel. Pengamanan juga diperkuat unsur TNI dari Kodim 0714/Salatiga dan personel Satpol PP Kabupaten Semarang.
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo memantau langsung jalannya kegiatan. Dalam pengamanan tersebut, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif, termasuk melibatkan personel polisi wanita (Polwan) sebagai negosiator.
Heru mengatakan, Polri menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran aparat bertujuan memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Polri menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Tugas kami adalah memberikan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif,” ujarnya.
Aspirasi yang disampaikan peserta selanjutnya menjadi bagian dari dialog dengan pihak legislatif. Namun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai tanggapan DPRD maupun tindak lanjut atas penolakan rencana proyek geothermal tersebut.
Polres Semarang berharap komunikasi dan dialog antara masyarakat dengan pihak terkait dapat terus dilakukan untuk membahas persoalan tersebut secara tertib.

