APTRI Blora Bersama Petani Tebu, Gelar Aksi Damai di Alun-alun Blora
BLORA[BahteraJateng] – DPC APTRI Kabupaten Blora bersama ribuan petani tebu dari berbagai wilayah di Kabupaten Blora menggelar aksi damai di Alun-alun Blora pada Kamis (2/4).
Aksi damai yang dilaksanakan massa dengan membawa ratusan armada truck dan beberapa unit tractor tersebut merupakan respons atas kerugian petani tebu karena penghentian sepihak musim giling tahun 2025 oleh PT Gendhis Multi Manis (GMM) milik Bulog karena kerusakan mesin dan hingga kini belum diperbaiki.

Ketua DPC APTRI Blora, Sunoto, menyampaikan tiga tuntutan dalam orasinya dihadapan para peserta aksi.
“Hari ini kita melaksanakan aksi damai, Blora cinta damai, dan hari ini kita menyampaikan tututan kepada Dirut Bulog, pertama, GMM harus giling ditahun 2026, yang kedua, rombak manajemen GMM yang ada saat ini, dan yang ketiga, kalau Bulog tidak sanggup mengoperasikan kembali GMM, harus rela dijual dan dikelola oleh swasta,” ujar Sunoto.

Setelah melakukan orasi, Sunoto berjalan menuju rumah dinas Bupati Blora didampingi pengurus DPC APTRI Blora, Dandim 0721/Blora, dan Kapolres Blora untuk menyerahkan dokumen petisi yang ditandatangani 3.000 petani tebu kepada Bupati untuk diteruskan ke Dirut Bulog.
Dokumen diterima oleh Sekda Blora, Komang Gede Irawadi dan berjanji segera meneruskan ke Bupati selanjutnya dikirimkan ke Dirut Bulog.
“Dokumen ini saya terima mewakili Bapak Bupati, karena beliau ada kepentingan di Jakarta,” ucap Komang.
Menjelang tengah siang hari, peserta aksi meminta perwakilan dari Pemkab Blora untuk hadir dan berusaha merangsek ke dalam Rumah Dinas Bupati hingga terjadi aksi dorong dengan petugas Polres Blora yang berjaga didepan gerbang.
Aksi mereda setelah Sekda Blora, Komang Gede Irawadi hadir menemui para peserta aksi dan menyampaikan bahwa dokumen petisi telah diterimanya dan berjanji segera menyampaikan ke Bupati dan Dirut Bulog.
Aksi damai kembali kondusif hingga selesai kegiatan dan dalam kegiatan ini Polres Blora menurunkan 390 personel dari berbagai satuan untuk mengamankan jalannya aksi damai ini.(day)

