KAI Daop 5 Maknai Kemerdekaan Sebagai Lintasan Perjalanan Bangsa
PURWOKERTO[BahteraJateng] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan kantor Daop 5 Purwokerto, Minggu (17/8). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran manajemen dan seluruh pekerja KAI.
Mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, para peserta tampak mengenakan pakaian adat daerah sebagai simbol kebhinekaan sekaligus wujud semangat persatuan.
Vice President Daop 5 Purwokerto, Gun Gun Nugraha, bertindak sebagai pembina upacara. Ia membacakan amanat Direktur Utama PT KAI (Persero), Boby Rasyidin, yang menekankan bahwa kemerdekaan adalah lintasan yang membimbing perjalanan bangsa.
“Setiap lokomotif yang melaju dan setiap gerbong yang mengangkut manusia serta harapan adalah wujud nyata menjaga amanah bangsa. KAI telah membuktikan diri sebagai perusahaan yang tangguh menghadapi berbagai tantangan, hadir sebagai urat nadi yang menghubungkan kehidupan dan perekonomian, menjaga kedaulatan transportasi nasional, serta membuka jalan bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Gun Gun.
Ia menambahkan, sebagai BUMN transportasi, KAI terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dengan berinovasi, meningkatkan pelayanan, memperluas jaringan, dan memperkuat integrasi antarmoda.
“Transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau harus dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Gun Gun juga menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap layanan KAI. “Tanpa keselamatan, transformasi dan lompatan besar yang kita lakukan tidak akan bermakna. Saya mengimbau seluruh insan KAI untuk menjadi teladan dalam melaksanakan tugas, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan core values AKHLAK,” katanya.
Di akhir amanat, ia berpesan agar momentum peringatan kemerdekaan menjadi pengingat untuk terus melanjutkan perjuangan melalui karya nyata dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Upacara ini menjadi sarana memperkuat semangat kebangsaan, menegaskan peran KAI sebagai penjaga kedaulatan transportasi nasional, sekaligus penggerak pembangunan untuk Indonesia maju.

