Milad ke-79 HMI
Badko HMI se-Pulau Jawa menggelar Silaturahmi Akbar sekaligus malam puncak Dies Natalis ke-79 HMI di Gedung BPSDM Jawa Tengah, Sabtu (14/3).(Dok. Badko HMI Jateng-DIY)
|

Milad ke-79 HMI, Luncurkan Sigma Pangan HMI Dorong Lahirnya Agripreneur Gen Z

SEMARANG[BahteraJateng] – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) se-Pulau Jawa menggelar Silaturahmi Akbar sekaligus malam puncak Dies Natalis ke-79 HMI di Gedung BPSDM Jawa Tengah pada Sabtu (14/3). Pada momentum tersebut, HMI resmi meluncurkan program Sigma Pangan HMI sebagai respons terhadap krisis regenerasi petani di Indonesia.

Ketua Umum Badko HMI Jateng-DIY, Wiradrana Wasistha, menjelaskan program Smart Integrated Gerakan Muda Agripreneur Pangan (Sigma Pangan) lahir dari keprihatinan atas minimnya integrasi teknologi dalam pengelolaan pangan nasional.


Melalui program ini, HMI ingin mentransformasi pola kaderisasi organisasi dari sekadar ruang diskursus menjadi gerakan ekonomi produktif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin melahirkan Agripreneur Gen Z. Melalui instrumen seperti ‘Brigadir Pangan HMI’, kader akan diterjunkan sebagai agro-task force untuk mendampingi petani melalui digitalisasi lahan dan monitoring berbasis data,” ujar Wiradrana dalam sambutannya.


Ia menambahkan, program Sigma Pangan juga mencakup gerakan Z Kopinesia dan Pekarangan Berdaya yang didukung platform digital Sigma HMI App. Program ini ditargetkan mampu menjadikan HMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah inovatif yang diinisiasi HMI. Menurutnya, organisasi kepemudaan dan mahasiswa merupakan ruang penting dalam membentuk calon pemimpin bangsa.

“Organisasi kepemudaan dan mahasiswa adalah energi besar yang harus ditangkap oleh para pejabat publik di Republik Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi.

Ia menilai peringatan usia ke-79 HMI harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Sementara itu, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman, menegaskan bahwa pemuda dan mahasiswa merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Di usia ke-79 ini, HMI harus terus mengambil peran sebagai pengawal moral dan mesin penggerak kemajuan. Inovasi pemuda di sektor pangan seperti ini merupakan wujud nyata nasionalisme modern,” ujar Latif.

Ia menambahkan keterlibatan generasi muda dalam solusi konkret, termasuk ketahanan pangan, juga dapat membantu memitigasi potensi gangguan sosial di masyarakat.

Silaturahmi akbar tersebut dihadiri jajaran pimpinan Badko HMI se-Jawa, di antaranya Yusfan Firdaus dari Jawa Timur dan Fachri Muhammad dari Jabodetabeka-Banten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *