Tingkat okupansi keberangkatan dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto melonjak signifikan pada Sabtu, 1 Juni 2025, dengan rata-rata okupansi seluruh kereta api mencapai 112%.(Dok Humas)
Tingkat okupansi keberangkatan dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto melonjak signifikan pada Sabtu, 1 Juni 2025, dengan rata-rata okupansi seluruh kereta api mencapai 112%.(Dok Humas)
|

Okupansi Kereta di Daop 5 Purwokerto Capai 112%

PURWOKERTO[BahteraJateng] – Tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api membuat tingkat okupansi keberangkatan dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto melonjak signifikan pada Sabtu, 1 Juni 2025. Rata-rata okupansi seluruh kereta api mencapai 112%, dengan total 11.445 tiket terjual dari 10.180 tempat duduk yang tersedia.

“Antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api terus meningkat, terutama menjelang libur panjang dan akhir pekan,” ujar Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro pada Minggu (1/6).

Beberapa kereta mencatat okupansi jauh melebihi kapasitas, seperti KA Serayu Pagi relasi Purwokerto–Pasar Senen yang mencapai 164% (1.044 tiket terjual dari 636 kursi), dan KA Malioboro Ekspres relasi Purwokerto–Malang sebesar 142%. Sementara itu, KA Logawa (Purwokerto–Ketapang) mencapai 141%, KA Kamandaka (Cilacap–Semarang Tawang) 145%, dan KA Serayu Sore 136%.

Kereta lainnya yang juga mencatat angka tinggi antara lain KA Wijayakusuma (123%), KA Kutojaya Selatan (121%), dan dua perjalanan KA Purwojaya (111% dan 104%). KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasar Senen juga mencatat okupansi penuh, masing-masing 104%, 100%, dan 101% pada tiga waktu keberangkatannya.

Meski demikian, masih terdapat kereta dengan okupansi menengah yang bisa dimanfaatkan penumpang.

“Seperti KA Kertanegara dan Joglosemarkerto yang masing-masing baru terisi 62%, KA Sancaka Utara (64%), serta KA Kamandaka relasi Purwokerto–Semarang (82%),” imbuhnya.

Krisbiyantoro menyebut lonjakan ini sebagai indikator positif pemulihan mobilitas masyarakat melalui transportasi publik.

“Kepada masyarakat, kami himbau agar merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan layanan pemesanan tiket secara online untuk menghindari kehabisan kursi, terutama saat momen libur panjang,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *