ilustrasi kecelakaan di tol.

Pengamat Transportasi : Butuh Perbaikan Manajemen Pengelolaan Angkutan Logistik

SEMARANG [BahteraJateng]- Fenomena kecelakaan truk meluncur mundur di jalan tol dengan kontur menanjak memerlukan perbaikan sistem manajemen pengelolaan angkutan logistik.

“Bukan jalannya yang salah tapi manajemen pengelola angkutan logistik Indonesia sedang bermasalah,” ungkap kata Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno dalam siaran rilis, Senin (6/1).


Menurut dia, selama tidak ditangani serius dikhawatirkan kecelakaan serupa akan terus terjadi. Ada tiga ruas tol memiliki tanjakan dan turunan, yaitu Tol Cipularang, Tol Semarang-Solo dan Tol Pandaan-Malang.

“Kecelakaan tabrakan depan belakang sudah menjadi hal biasa terjadi di jalan tol. Lantaran tidak ada upaya penanganan. Berikutnya, kecelakaan truk meluncur mundur akan menjadi kecenderungan kecelakan di jalan tol,” tegas Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat.


Seperti diberitakan, kecelakaan angkutan umum kembali terjadi Minggu (5/1) pukul 09.33 WIB di Tol Purbaleunyi Baru Datar KM 95. Sebelumnya, kecelakaan serupa terjadi di Tol Pandaan-Malang akhir tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *