Pelatihan Peduli Lingkungan bagi KTH Wana Sejahtera
Perhutani KPH Kebonharjo bersama BPDLH melaksanakan Pelatihan Peduli Lingkungan kepada KTH Wana Sejahtera Desa Ketringan, Selasa (2/6).(Dok. KPH Kebonharjo)

Perhutani Kebonharjo Dukung Pelatihan Peduli Lingkungan bagi KTH Wana Sejahtera

BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo mendukung pelaksanaan Pelatihan Peduli Lingkungan bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Sejahtera yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kabupaten Blora di Gedung KPRI Dwi Sakti, Desa Jiken, Kecamatan Jiken pada Selasa (2/6).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, BPDLH, Perhutani KPH Kebonharjo, Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blora, Pemerintah Desa Jiken, serta pengurus KTH Wana Sejahtera Desa Ketringan.

Pelatihan dan penyuluhan peduli lingkungan itu bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat sekitar hutan dalam mengelola lahan kawasan hutan secara produktif tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik budidaya tanaman yang baik, pengelolaan lahan hutan, hingga pengelolaan sampah rumah tangga.

Administratur KPH Kebonharjo melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Gayam, Subandiyono, menegaskan komitmen Perhutani dalam mendukung program edukasi lingkungan yang menyasar masyarakat sekitar hutan.

“Perhutani KPH Kebonharjo siap mendukung program BPDLH Kabupaten Blora untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar hutan mengenai teknik pengelolaan tanaman di kawasan hutan dengan tetap menjaga kelestarian hutan,” ujar Subandiyono.

Menurutnya, peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola lahan hutan menjadi langkah penting untuk mendorong kesejahteraan warga sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi hutan.

Sementara itu, Ketua LMDH Wana Sejahtera Desa Ketringan, Tambah, mengapresiasi pelatihan yang diberikan kepada anggota kelompok tani hutan. Ia menilai materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para pesanggem dalam mengelola lahan hutan dan menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan masing-masing.

“Pelatihan dan sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami dan anggota untuk diterapkan dalam mengelola lahan di kawasan hutan serta teknik memilah dan mengelola sampah rumah tangga demi menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan semakin meningkat seiring dengan upaya peningkatan ekonomi berbasis kawasan hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *