Santriwati Asal Kabupaten Tegal Tembus Final Fahmil Qur’an di MTQ Nasional XXXI

TEGAL[BahteraJateng] — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Tegal. Nabilla Zuhairani, santriwati asal Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, berhasil menembus babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 cabang Fahmil Qur’an di Semarang.

Nabilla berhasil melaju ke babak puncak setelah bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menjadi bagian dari kafilah Provinsi Jawa Tengah dalam ajang MTQ Nasional XXXI 2026.

Nabilla yang berdomisili di RT 08 RW 02 Desa Kaladawa merupakan putri pasangan Calun dan Masani. Saat ini, ia duduk di kelas XII SMA sekaligus menjadi santriwati aktif di Pondok Pesantren Al-Amin, Desa Bulakwaru, Kecamatan Tarub.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Kaladawa. Kepala Desa Kaladawa, Taslikhin, mengatakan prestasi Nabilla menjadi kebanggaan bagi desa, Kecamatan Talang, hingga Kabupaten Tegal.

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh warga masyarakat Desa Kaladawa, kami merasa sangat bangga dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mbak Nabilla Zuhairani. Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa dan langka,” ujar Taslikhin saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, capaian Nabilla menunjukkan bahwa anak-anak desa memiliki kesempatan untuk berprestasi di tingkat nasional apabila mendapat pembinaan agama dan pendidikan yang konsisten.

“Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa anak desa dengan pembinaan agama yang tekun di pondok pesantren mampu bersaing di tingkat tertinggi,” katanya.

Taslikhin berharap Nabilla dapat tampil maksimal pada babak final dan membawa pulang prestasi terbaik bagi Jawa Tengah, Kabupaten Tegal, dan Desa Kaladawa.

Sementara itu, orang tua Nabilla, Calun dan Masani, mengaku terharu sekaligus bersyukur atas keberhasilan putrinya. Mereka menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari latihan yang konsisten serta bimbingan para kiai, ustaz, dan ustazah di Pondok Pesantren Al-Amin Bulakwaru.

“Sebagai orang tua, kami merasa sangat terharu dan tidak berhenti bersyukur kepada Allah SWT. Kami sungguh tidak menyangka anak kami bisa melangkah sejauh ini hingga menembus babak final MTQ Nasional 2026,” tutur mereka.

Keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kaladawa, para pengasuh dan tenaga pendidik Pondok Pesantren Al-Amin, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan doa.

Menjelang babak final, keluarga berharap masyarakat turut mendoakan Nabilla agar diberikan kesehatan, ketenangan, kelancaran, dan mampu memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *