Tidak Ada Pembatalan Perjalanan KA, Jalur Pekalongan–Sragi Masih Berlaku Kecepatan Terbatas
PEKALONGAN[BahteraJateng] — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus melakukan percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan–Sragi, tepatnya di KM 88.
Hingga Kamis (22/1), jalur tersebut masih dapat dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas maksimal 40 kilometer per jam, tanpa adanya pembatalan perjalanan KA.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa proses pemulihan jalur menunjukkan perkembangan positif. Genangan air yang sebelumnya terjadi di jalur hulu dan hilir telah berhasil ditangani, sehingga seluruh perjalanan kereta api kembali dapat melintas menggunakan lokomotif masing-masing.
“Saat ini masih diberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 40 km/jam baik untuk jalur hulu maupun hilir, sambil menunggu kecukupan pemadatan balas serta perbaikan geometri rel agar sesuai dengan standar keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.
Dalam proses penanganan di lapangan, KAI Daop 4 Semarang mengerahkan empat unit Kereta Penolong Jalan Rel (KPJR) serta ratusan petugas yang bekerja secara intensif selama 24 jam.
Upaya normalisasi dilakukan melalui ecer balas, pengangkatan jalur secara manual, serta rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan. Selain itu, KAI Daop 4 Semarang menargetkan peninggian jalur rel hingga 50 sentimeter dari kondisi sebelum terjadinya genangan air, guna meningkatkan ketahanan prasarana terhadap potensi genangan di masa mendatang.
“Selama proses normalisasi berlangsung, dampak operasional hanya berupa kelambatan perjalanan kereta api yang masih dalam batas terkendali,” imbuhnya.
Menurut Luqman, keterlambatan yang terjadi berkisar antara 1 hingga 6 menit dan terus diupayakan agar tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan.
KAI Daop 4 Semarang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah cepat, terukur, dan berkelanjutan demi menjamin keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api.
“Para pelanggan diimbau untuk selalu memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI hingga kondisi jalur dinyatakan sepenuhnya aman dan dapat dilalui dengan kecepatan normal,” pungkasnya.

