Reses Suharsono: Perkenalkan Program Pelatihan SDM 2026 untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
SEMARANG[BahteraJateng] – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, memanfaatkan agenda reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Mijen, Tugu, dan Ngaliyan, pada 23–24 Agustus 2025.
Kegiatan reses itu untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkenalkan program baru peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan dilaksanakan pada 2026.
Dalam dialog bersama warga, Suharsono menyampaikan bahwa program tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan.
“Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga memberdayakan masyarakat dalam menciptakan peluang usaha serta memperkuat sektor ekonomi lokal,” ujarnya.
Adapun bentuk pelatihan yang direncanakan mencakup berbagai bidang, mulai dari pembuatan produk lokal, pengolahan sampah menjadi pupuk organik, hingga pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut Suharsono, program tersebut diarahkan untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha mandiri, mengurangi ketergantungan pada lapangan kerja formal, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.
Ia menambahkan, pelatihan SDM yang dimulai awal 2026 itu diharapkan menjadi salah satu solusi nyata dalam membuka peluang kerja baru.
“Kami ingin memastikan setiap warga Dapil 5 memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan pasar dan mampu bersaing, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga global,” kata Suharsono.
Selain memperkenalkan program baru, reses kali ini juga menjadi sarana evaluasi pelaksanaan program sebelumnya. Beberapa aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan infrastruktur, kebersihan lingkungan, serta dukungan modal usaha.
Suharsono menegaskan bahwa masukan tersebut akan menjadi bahan pembahasan di DPRD untuk menentukan prioritas pembangunan ke depan.
Informasi teknis mengenai pendaftaran serta jadwal kegiatan pelatihan SDM ini akan diumumkan pada akhir 2025.
Dengan adanya program tersebut, Suharsono berharap masyarakat di Mijen, Tugu, dan Ngaliyan dapat semakin mandiri secara ekonomi sekaligus berkontribusi pada penguatan perekonomian Kota Semarang.

