Yudi Wibowo
Kadisperkim Kota Semarang, Yudi Wibowo.(Foto Ist)

Pemkot Semarang Serius Bangun SPALD-T Sebagai Solusi Pengelolaan Air Limbah

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota Semarang terus memperkuat komitmen dalam pembangunan sistem sanitasi terpadu melalui pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T).

Sistem ini dinilai sebagai solusi jangka panjang pengelolaan air limbah rumah tangga yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Yudi Wibowo, mengatakan bahwa meski saat ini masih berjalan program bantuan unit sanitasi individu, arah kebijakan ke depan akan difokuskan pada sistem terpusat.

“Kita ke depan mulai alihkan ke SPALD-T. Saat ini masih dalam proses persiapan dan akan mengarahkan pembuangan air limbah secara terpadu dari rumah ke instalasi pengolahan,” ujar Yudi, belum lama

Menurutnya, SPALD-T dinilai lebih efisien karena dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga sekaligus menekan potensi pencemaran lingkungan.

Sistem ini bekerja dengan menghubungkan saluran pembuangan rumah tangga ke jaringan perpipaan, yang selanjutnya diteruskan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Sementara itu, saat ini Kementerian PUPR juga memberikan bantuan 31 unit sanitasi individu melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara.

Program tersebut bertujuan menyediakan fasilitas sanitasi layak di kawasan padat penduduk yang sebelumnya belum memiliki sistem pembuangan limbah domestik memadai.

“Selain di Semarang Utara, intervensi sanitasi juga dilakukan di Genuk, Semarang Barat, dan Semarang Selatan, baik melalui program pemerintah pusat maupun menggunakan dana APBD kota,” tambah Yudi.

Ia berharap, pembangunan SPALD-T dapat menjadi langkah strategis menuju pengelolaan air limbah yang berkelanjutan dan mendukung kualitas lingkungan hidup di Kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *