Polres Demak Bangun Sumur Bor Kedua Ngaluran
Polres Demak meresmikan sumur bor kedua di Kantor Balai Desa Ngaluran pada Jumat (2/10/2026). (Dok. Humas Polres)
|

Polres Demak Bangun Sumur Bor Kedua untuk Perkuat Akses Air Bersih Warga Ngaluran

DEMAK[BahteraJateng] – Polres Demak kembali membangun sumur bor untuk memperkuat akses air bersih bagi warga Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Sumur bor kedua di Desa Ngaluran tersebut diresmikan di Kantor Balai Desa Ngaluran pada Jumat (2/10/2026). Pembangunan fasilitas air bersih ini merupakan hasil kerja sama Polres Demak dengan CV Jaya Setya Plastik Demak.

Pembangunan sumur bor kedua tersebut melanjutkan program serupa yang sebelumnya dilakukan di desa tersebut. Sumur bor pertama di Desa Ngaluran telah diresmikan pada 21 Agustus 2026 melalui kerja sama Polres Demak dengan DPRD Kabupaten Demak.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, keberadaan fasilitas air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama saat musim kemarau.

Menurutnya, pembangunan sumur bor tidak cukup hanya sampai tahap peresmian. Fasilitas tersebut perlu dijaga dan dirawat agar dapat terus dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

“Bagi saya, yang paling penting bukan peresmiannya hari ini, tetapi bagaimana fasilitas ini tetap berfungsi beberapa bulan bahkan beberapa tahun ke depan,” kata Samel.

Ia meminta masyarakat menggunakan fasilitas tersebut secara bijak dan bersama-sama menjaga keberlangsungannya. Apabila terjadi kerusakan atau persoalan lain, masyarakat diharapkan segera melakukan penanganan agar sumur bor tetap dapat digunakan.

“Anggap fasilitas ini sebagai milik bersama. Kalau ada yang kotor, mari dibersihkan. Kalau ada yang mulai rusak, segera diperbaiki. Kalau ketersediaan air terbatas, gunakan dengan bijak,” ujarnya.

Dengan adanya dua sumur bor, masyarakat Desa Ngaluran diharapkan memiliki akses air bersih yang lebih memadai, khususnya ketika musim kemarau menyebabkan ketersediaan air menjadi salah satu persoalan warga.

Pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara kepolisian, pihak swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Kepala Desa Ngaluran Rumawi menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, keberadaan sumur bor dapat membantu mengurangi beban masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan sumur bor ini. Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Ngaluran dan menjadi ladang ibadah bagi semua pihak yang telah membantu,” ujar Rumawi. (day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *