Bikin Respect, Adab Ahmad Luthfi dengan Bersimpuh kepada Lansia di Pasar Ir Soekarno
SUKOHARJO[BahteraJateng] – Kunjungan Calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ke Pasar Ir Soekarno di Kabupaten Sukoharjo, Minggu (15/9/2024) pagi, meninggalkan momen berkesan memperlihatkan adab mantan Kapolda Jateng terhadap orang yang lebih tua.
Tiba di pasar tersebut, Cagub Jateng Ahmad Luthfi disambut hangat oleh anggota paguyuban becak setempat. Namun, perhatian utamanya tertuju pada seorang perempuan lansia yang duduk di separator trotoar sambil berjualan bunga.
Dengan sikap penuh hormat, Ahmad Luthfi segera mendekati si nenek dan menyapanya dengan senyum ramah. Ia duduk bersimpuh di depan nenek tersebut, menunjukkan rasa hormat yang mendalam. Ahmad Luthfi memulai percakapan dengan pertanyaan hangat, “Sampeyan asli mriki? (Anda asli orang sini?)” Si nenek menjawab pelan bahwa ia berasal dari Boyolali dan diantar cucunya untuk berjualan.
Ahmad Luthfi, yang menunjukkan empati dengan terus bertanya, menyadari perjalanan panjang yang harus ditempuh si nenek. Ia bertanya, “Woh adoh, nitih nopo? (Wah, jauh sekali. Naik apa ke sini?)” Si nenek menjelaskan bahwa ia diantar cucunya, dan Ahmad Luthfi kemudian menanyakan jumlah cucunya. “Pitu pak (Tujuh, Pak),” jawab nenek tersebut.
Mendengar jawaban itu, Ahmad Luthfi mengangguk dan mengucapkan doa, “Sehat-sehat, bergas waras nggih. Lancar rejekine dinggo jajan putu-putune (Semoga sehat-sehat ya, dan rezekinya lancar untuk cucu-cucunya).” Gestur bersimpuh dan merangkul ini adalah bagian dari sikap rendah hati Ahmad Luthfi, yang kerap ia tunjukkan dalam berbagai kesempatan.
Ahmad Luthfi menegaskan bahwa sikap seperti ini bukan sekadar formalitas. “Bagi saya, bersimpuh adalah bentuk penghormatan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa dengan duduk merendahkan diri secara fisik, seseorang menunjukkan rasa hormat yang tulus.
Contoh serupa terlihat saat Cagub Jateng Ahmad Luthfi menghadiri acara senam di Kabupaten Klaten dan blusukan di Pasar Bintoro, Kabupaten Demak, di mana ia juga bersimpuh di depan penyandang disabilitas.
Cagub Jateng Ahmad Luthfi menyatakan bahwa sikap sederhana ini mencerminkan nilai-nilai budaya dan kemanusiaan yang ia pegang teguh, dan merupakan cara untuk membangun hubungan yang tulus.(sun)

