Perhutani Kebonharjo Dukung Pembangunan Desa Hutan di Ngajaran Rembang
REMBANG[BahteraJateng] – Perhutani KPH Kebonharjo menegaskan komitmen mendukung pembangunan desa pinggir hutan melalui partisipasi dalam Rakor persiapan TMMD Reguler ke-130 Tahun 2026 di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale pada Selasa (22/9).
Rakor yang diinisiasi Kodim 0720/Rembang dihadiri Perhutani KPH Kebonharjo, Pemkab Rembang, Forkompimcam Sale, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Pemdes Ngajaran. Agenda membahas kesiapan sarana, pemetaan sasaran fisik dan non-fisik TMMD.
Administratur/KKPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi melalui Asper/KBKPH Tawaran, Junaedi, menyampaikan bahwa kolaborasi TNI, Perhutani, dan Pemda strategis untuk membuka akses wilayah terisolir sekitar hutan.
“Perhutani mendukung penuh TMMD di Ngajaran. Keterbukaan akses jalan tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tapi juga membantu pengelolaan hutan berkelanjutan,” ujarnya.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0720/Rembang, Kapten Kav Suparyanto mengapresiasi dukungan Perhutani. Menurutnya, kerja sama menjadi kunci membuka akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hutan.
Sasaran fisik TMMD meliputi perbaikan dan pembukaan jalan penghubung, drainase, dan fasilitas umum. Sasaran non-fisik meliputi penyuluhan hukum, wawasan kebangsaan, edukasi pelestarian lingkungan dan pencegahan karhutla, serta penguatan gotong royong TNI, Perhutani, dan masyarakat.(day)

