Rame Petisi Kegiatan PKK Kota Semarang, Ini Respon Agustina
SEMARANG[BahteraJateng] – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti akan berkoordinasi dengan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Semarang beserta seluruh pengurus untuk membahas petisi warga yang meminta penyederhanaan kegiatan PKK.
Agustina mengatakan, pihaknya perlu mengetahui persoalan yang melatarbelakangi munculnya petisi tersebut sebelum menentukan langkah penyelesaian. Ia mengaku baru mengetahui keberadaan petisi melalui pemberitaan media.
“Nah itu nanti ketua PKK-nya akan saya ajak untuk koordinasi. Saya baru diberitahu melalui media ada petisi 2 ribu lebih, tapi mengenai apanya belum tahu. Seluruh pengurus PKK-nya juga akan kita undang mencari pemahaman mengapa sampai ada petisi,” kata Agustina kepada BahteraJateng pada Senin (19/10).
Ia menegaskan, Pemkot Semarang perlu mempelajari isi tuntutan warga terlebih dahulu agar dapat menentukan langkah evaluasi yang tepat.
“Isi tuntutannya kita belum baca. Kita harus terima dulu (Ketua dan pengurus PKK), baru kita bisa menyelesaikan,” imbuhnya.
Sebelumnya, petisi bertajuk “Mendorong Pemkot Semarang Menyederhanakan Kegiatan PKK agar Lebih Efektif & Efisien” digagas Farrah Diba melalui Change.org pada Rabu (14/10/2026).
Hingga Senin (19/10/2026) pukul 19.05 WIB, petisi tersebut memperoleh 3.891 tanda tangan. Penggagas mendorong evaluasi pelaksanaan program PKK agar lebih efektif, efisien, adaptif terhadap teknologi, serta tidak membebani masyarakat.
Petisi itu juga menegaskan bahwa evaluasi bukan bentuk penolakan terhadap program pemerintah maupun semangat gotong royong.

