Bandara Jenderal Ahmad Yani Gandeng Basarnas Semarang, Perkuat Respons Darurat
SEMARANG[BahteraJateng] – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menjalin kerja sama dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang atau Basarnas Semarang untuk meningkatkan respons cepat terhadap kondisi darurat di lingkungan bandara.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelayanan Pencarian dan Pertolongan terhadap Keadaan Darurat di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Senin (8/6), di Gedung Administrasi bandara.
Penandatanganan dilakukan oleh General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, bersama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang, Budiono.
Sulistyo Yulianto mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan koordinasi kedua instansi dalam penanggulangan keadaan darurat.
“Perjanjian kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan sinergi dan koordinasi antara kedua instansi dalam penanggulangan keadaan darurat, termasuk memperkuat koordinasi operasional, pertukaran informasi, pelaksanaan latihan bersama, peningkatan kapasitas SDM, serta dukungan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga bertujuan meningkatkan komunikasi antara pengelola bandara dan Basarnas agar penanganan keadaan darurat dapat berlangsung lebih cepat, tepat, efektif, dan efisien.
Ia menegaskan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa bandara menjadi prioritas utama pengelola bandara. Karena itu, kolaborasi dengan Basarnas dinilai penting untuk memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.
Sementara itu, Kepala Basarnas Semarang Budiono menyampaikan bahwa Basarnas memiliki tugas dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan, sehingga sinergi dengan pengelola bandar udara sangat penting dalam mendukung keselamatan penerbangan dan perlindungan masyarakat.

