Gus Yasin Kabur Naik Motor Bersama Istri di Tengah Kampanye di Pekalongan. Ada Apa?

PEKALONGAN[BahteraJateng] – Aksi tak terduga dilakukan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen yang akrab disapa Gus Yasin, saat kampanye di Pekalongan, Minggu (13/10/2024). Secara tiba-tiba, Gus Yasin kabur meninggalkan rombongan dengan menaiki sepeda motor bersama istrinya, Ning Nawal, menuju pondok pesantren melalui gang-gang sempit.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Awalnya, Gus Yasin bersama rombongannya menghadiri pengajian Habib Luthfi, lalu singgah di rumah salah satu pengasuh pondok pesantren untuk beristirahat. Di sana, mereka dijamu makan dan menikmati kopi. Saat rombongan sedang bersantai, Gus Yasin dan Ning Nawal tanpa pemberitahuan naik motor dan pergi meninggalkan lokasi.

Aksi spontan ini membuat para pengawal pribadi (walpri) dan rombongan kaget. Mereka segera mengejar pasangan tersebut, yang terus melaju di jalan raya hingga masuk gang-gang kecil di kampung. Akhirnya, Gus Yasin dan istrinya berhenti di Pondok Pesantren Asma Chusna, Desa Kranji, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Di pondok tersebut, keduanya disambut hangat oleh ratusan ibu-ibu jamaah pengajian. Gus Yasin dan Ning Nawal duduk di kursi depan, dan suasana semakin meriah saat pengasuh pondok memperkenalkan mereka kepada jamaah.

Dalam ceramahnya, Gus Yasin menekankan peran penting wanita dalam kehidupan pria. Ia menceritakan kisah Uwais Al-Qorni yang dikenal sebagai wali berkat baktinya kepada ibunya, dan kisah seorang kyai yang menjadi wali karena kesabaran menghadapi istri yang cerewet.

Gus Yasin juga menjawab beberapa pertanyaan jamaah, termasuk soal bantuan untuk guru Madin dan guru TPQ, serta alasan mengapa ia mundur dari DPD untuk maju dalam Pilgub.

Ia menjelaskan bahwa aksinya meninggalkan rombongan dan naik motor bersama istrinya adalah bentuk usaha untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Mungkin kita senang dikawal, tetapi jangan-jangan masyarakat tidak suka,” ungkapnya.

Acara ditutup menjelang Magrib dengan doa yang dipimpin Ning Nawal. Usai pengajian, para ibu-ibu berebut meminta foto bersama pasangan tersebut, menambah kesan akrab dan hangat dalam momen kampanye yang tidak biasa ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *