Menu MBG Jateng Diapresiasi Wapres, Lebih Baik dari Jakarta
MAGELANG[BahteraJateng] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Ma’arif Kota Magelang, Rabu (26/2).
Wapres dan Wagub tiba di lokasi sekitar pukul 11.44 WIB, bertepatan dengan jam makan siang. Mereka langsung menuju ruang kelas untuk menyapa para siswa yang sedang menyantap menu MBG, yakni nasi dengan lauk ayam, sayur, tempe, serta tambahan buah dan susu.
Menu tersebut mendapat apresiasi dari Wapres karena dinilai lebih baik dibandingkan dengan beberapa daerah lain, termasuk Jakarta.
“Alhamdulillah, kita tadi diapresiasi oleh Mas Wapres bahwa menu di sini lebih baik dibandingkan yang ada di Jakarta dan daerah lainnya,” ujar Gus Yasin di lokasi.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, program MBG telah berjalan di 257 satuan pendidikan dengan total penerima mencapai 80 ribu siswa. Program ini mendapat apresiasi bukan hanya dari segi kualitas menu, tetapi juga pelaksanaannya yang dinilai lancar dan minim kendala.
Sejauh ini, hanya ada sedikit laporan terkait keterlambatan atau ketidaksesuaian makanan, seperti yang sempat terjadi di Sukoharjo. Namun, secara umum, program ini berjalan baik berkat koordinasi yang kuat antara berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan apresiasi, bahkan informasinya program ini akan ditambah lagi. Jika semakin baik, kemungkinan cakupan penerimaannya juga diperluas,” tambah Gus Yasin, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Uswatun Hasanah.
Para siswa di SMK Ma’arif Kota Magelang juga mengaku senang dengan adanya program ini. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, MBG juga meringankan pengeluaran harian mereka.
“Dengan program ini, uang saku tidak terlalu berkurang, masih ada sisa. Menunya juga enak, seperti hari ini ayam, tempe, dan buncis. Tapi mungkin susunya kurang, hanya 100 ml,” kata Anang, siswa kelas 12.
Dengan apresiasi yang diterima, besar kemungkinan program MBG akan terus berkembang dan diperluas ke lebih banyak sekolah di Jawa Tengah.

