Rumah pompa di Semarang
Wali Kota Semarang, Agustina meninjau salahsatu rumah pompa beberapa waktu lalu.(Dok. Humas Pemkot)

Puncak Musim Hujan, Kawasan Pantura Genuk Kini Minim Genangan

SEMARANG[BahteraJateng] – Kawasan Pantura Genuk, khususnya di sekitar Jalan Raya Kaligawe, terpantau relatif minim genangan banjir meski memasuki puncak musim hujan pada Januari.

Kondisi tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana dalam pengendalian banjir.


Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, Senin (2/2), mengatakan upaya utama yang dilakukan adalah pemaksimalan pengoperasian rumah pompa di wilayah hilir.

Rumah Pompa Tenggang dioperasikan penuh dengan enam unit pompa berkapasitas total 12.000 liter per detik, sementara Rumah Pompa Sringin mengoperasikan lima unit pompa dengan total debit 10.000 liter per detik.

“Pengoperasian pompa dilakukan secara optimal untuk mengendalikan limpasan air, terutama agar tidak mengganggu Jalan Raya Kaligawe sebagai jalur nasional Pantura,” kata Suwarto.

Selain itu, DPU bersama BBWS Pemali-Juana juga melakukan pengerukan sedimen di sejumlah saluran strategis, termasuk di sepanjang Jalan Kaligawe sisi selatan, Kelurahan Bangetayu Wetan, dan Kelurahan Karangroto. Pengerukan telah berlangsung sekitar satu bulan dengan dukungan alat berat dan armada dump truk.

Ke depan, pengerukan akan dilanjutkan di Jalan Padi Raya, saluran samping rel kereta api, serta Jalan Muktiharjo Raya. Pemerintah Kota Semarang menegaskan langkah terpadu tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan mobilitas di jalur Pantura selama musim penghujan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *