Media Singapura Soroti Polemik Pendidikan Gibran, Disebut Pernah Sekolah di Negeri Singa Kini Digugat di MK
JAKARTA[BahteraJateng] – Media Singapura, The Straits Times, kembali menyoroti polemik riwayat pendidikan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Sorotan itu muncul setelah sekelompok pemohon mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) Indonesia terkait pemenuhan syarat pendidikan Gibran untuk mengikuti Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Sidang lanjutan perkara tersebut telah berlangsung pada Rabu (23/9), dengan agenda mendengarkan jawaban Komisi Pemilihan Umum (KPU), keterangan pihak terkait, serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Pemberitaan The Straits Times pada Selasa (22/9) menyebut perkara tersebut berpusat pada pertanyaan apakah Gibran telah menyelesaikan pendidikan yang setara dengan sekolah menengah atas, sebagaimana menjadi salah satu persyaratan pencalonan presiden dan wakil presiden di Indonesia.
Isu tersebut mendapat perhatian khusus dari media Singapura karena riwayat pendidikan Gibran memang mencakup negara itu. Berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dikutip The Straits Times, Gibran pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada 2002 hingga 2004.
Namun, dokumen dan dasar penilaian tersebut kini kembali dipersoalkan dalam perkara di MK. Mantan Wakil Menteri Hukum Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya berpendapat Gibran tidak memenuhi persyaratan pendidikan untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Mereka meminta MK membatalkan pencalonan sekaligus pelantikan Gibran sebagai wakil presiden.
Dalam sidang sebelumnya pada Senin (21/9), Denny mengatakan informasi mengenai pendidikan Gibran masih belum sepenuhnya tersedia.
“Ditahan dan tidak diberikan, bahkan sampai sekarang,” kata Denny saat sidang.
Para pemohon mempertanyakan dokumen yang menjadi dasar penilaian Kementerian Pendidikan pada 2019. Mereka juga mempertanyakan apakah pendidikan yang ditempuh Gibran di luar negeri telah memenuhi ketentuan pendidikan minimum untuk pencalonan wakil presiden.
Polemik pendidikan Gibran sebelumnya juga pernah muncul terkait pendidikan tingginya di Singapura. The Straits Times melaporkan Management Development Institute of Singapore (MDIS) telah mengonfirmasi bahwa Gibran merupakan mahasiswa penuh waktu di institusi tersebut pada 2007 hingga 2010.
Gibran disebut menyelesaikan advanced diploma dan Bachelor of Science (kehormatan) bidang marketing yang diberikan oleh University of Bradford, Inggris. Namun, perkara terbaru di MK bukan mengenai gelar tersebut.
Perkara kali ini berfokus pada pendidikan Gibran sebelum masuk MDIS dan apakah pendidikan tersebut memenuhi persyaratan sekolah menengah untuk pencalonannya sebagai wakil presiden.
Sumber: The Straits Times

